Tampilkan postingan dengan label bunuh diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunuh diri. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 April 2010

Bunuh Diri di Plaza Medan, Pelaku Pernah Dirawat di RSJ

MEDAN – Julia alias Tan It Siang pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mahoni, Jalan Sutomo, Medan. Julia sendiri nekat bunuh diri dengan meloncat di Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, Minggu (25/4/2010).

"Julia memang pernah dirawat di RSJ Mahoni karena mengalami gangguan jiwa. Julia mengalami stres karena tidak naik kelas," jelas salah seorang keluarga Julia yang tidak bersedia menyebutkan identitasnya, Senin (26/4/2010).

Kejadian tersebut sudah lama terjadi, sekitar empat tahun lalu saat Julia masih sekolah di Perguruan Methodist-5 Medan. Namun, setelah beberapa lama dirawat, ia dinyatakan sembuh. Julia pun kemudian bekerja sebagai penjaga toko sepatu di Pasar Petisah, Medan, tidak jauh dari lokasi Plaza Medan Fair.

Namun, diduga karena penyakitnya kambuh, Julia pun melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari lantai empat gedung pusat perbelanjaan tersebut hingga tewas di tempat. Ia jatuh di lantai satu dengan luka parah akibat badan remuk dan kepala bagian kanannya pecah, dan darahnya berserakan di lantai.

Insiden itu sendiri berlangsung sangat cepat. Tiba-tiba saja, pelaku jatuh dari lantai empat. Saat itu, gedung pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair sendiri baru saja dibuka, sekira pukul 10.00 WIB pagi.

Beberapa saat setelah kejadian, sejumlah petugas keamanan plaza segera mengamankan tubuh pelaku ke lantai dasar. Mereka juga langsung membersihkan bekas darah yang berserakan di lantai.

Petugas keamanan plaza tersebut terkesan menutup-nutupi kejadian dengan menghalang-halangi tugas wartawan yang akan meliput. Bahkan, mereka sempat melarikan jenazah pelaku ke rumah sakit terdekat, sebelum pihak kepolisian akhirnya berhasil mencegatnya tidak jauh dari lokasi plaza.

Minggu, 25 April 2010

Wanita bunuh diri di plaza medan fair.lengkap dengan foto2 esklusif wira darmawan@blogspot.com

Seorang gadis cantik etnis Tionghoa, Julia alias Tan It Siang (21) mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari lantai 4 Plaza Medan Fair. Aksi nekad itu dilakukan diduga karena korban stres gara-gara tidak naik kelas yang dialaminya sekitar 4 tahun lalu.

Aksi bunuh diri itu terjadi, Minggu (25/4) sekitar pukul 09.45 WIB.Keterangan yang dihimpun Global dari lokasi kejadian, insiden itu berlangsung sangat cepat. Saat itu pengunjung tengah sibuk dengan aktivitas masing-masing. Tanpa diketahui secara pasti, Julia tiba-tiba jatuh tergeletak di lantai 1 bersimbah darah.


Kiki, karyawan toko sepatu yang tidak jauh dari lokasi jatuhnya korban menuturkan, dia sendiri tidak begitu memerhatikan ada pengunjung lompat dari lantai empat. "Setahu saya tiba-tiba dia sudah jatuh dari atas kurang tahu dari lantai berapa, yang jelas kondisi kepalanya pecah mengeluarkan darah, lalu ada empat orang securiti yang langsung membawanya ke bawah (baseman)," ujarnya.


Sementara saksi mata lainnya Fida Br Sihotang petugas Cleaning Servise mengatakan, sebelumnya korban bersandar pada dinding pengaman lalu menjatuhkan diri. "Sebelumnya korban naik ke lantai empat. Sesampai di lokasi dalam waktu yang tidak begitu lama korban langsung menjatuhkan diri, sebelum terjatuh tubuh korban sempat tersangkut salah satu papan reklame dan terhempas kelantai dasar," tuturnya.


Kapolsek Medan Baru AKP M Yoris Marzuki didampingi Wakapolsekta Iptu Gunawan mengatakan, sangat menyayangkan pihak manajemen Plaza Medan Fair yang diduga sempat berusaha ingin menyembunyikan peristiwa itu dari upaya penyelidikan polisi. Namun setelah terjadi perdebatan dengan sekuriti, akhirnya polisi berhasil melakukan penyelidikan awal di tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi. "Ada delapan saksi yang kita mintai keterangannya, lima orang satpam, dua orang cleaning service dan pihak manejemannya," terangnya.


Usai melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi membawa jenazah korban ke RSU Pirngadi Medan untuk diotopsi. Semula, hingga pukul 14.00 WIB, polisi belum mengetahui identitas korban. Polisi hanya menyebutkan ciri-ciri korban berambut pirang, berkulit putih dan saat kejadian korban mengenakan daster serta celana warna putih.


Dari hasil keterangan para saksi, identitas korban diketahui bernama Julia alias Tan It Siang, warga Jalan M Idris Gang Madrasah Medan. Korban selama ini bekerja sebagai penjaga toko sepatu di Pasar Petisah Medan. Polisi belum menyimpulkan korban dibunuh atau bunuh diri. "Namun dari keterangan saksi, korban pernah dirawat di rumah sakit jiwa karena stres," kata AKP Yoris.


Informasi yang dihimpun dari kalangan keluarga membenarkan Julia memang pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mahoni Jalan Sutomo Medan karena mengalami gangguan jiwa. Kejadiannya sudah lama, sekitar 4 tahun lalu saat korban masih sekolah di Perguruan Methodis-5 Medan. Julia mengalami stres karena takut tidak naik kelas hingga mengalami gangguan jiwa.


Beberapa waktu lamanya korban dirawat di RSJ Mahoni, korban sempat dinyatakan sembuh lalau bekerja di toko sepatu. Namun diduga penyakitnya kambuh dan korban melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 4 Plaza Medan Fair hingga tewas.

Polisi dan Satpam 'Rebutan' Jenazah


Suasana di kompleks gedung Plaza Medan Fair di Jalan Gatot Subroto Medan, Minggu (25/4) mendadak heboh. Anggota Polsek Medan Baru dan Satpam bersitegang. Mereka "berebut" jenazah Julia alias Tan It Siang yang bunuh diri dengan melompat dari lantai 4 pusat perbelanjaan itu.


Peristiwa itu berawal dari kedatangan anggota Polsekta Medan Baru setelah sebelumnya mendapat laporan ada pengunjung bunuh diri di tempat itu. Ternyata setibanya di lokasi, jenazah korban coba dipindahkan satpam diduga untuk "menyembunyikan" peristiwa itu. Mereka juga buru-buru membersihkan genangan darah korban di lantai.


Para wartawan yang sempat melihat dan ingin mengabadikan peristiwa itu mendapat larangan dari satpam. Beberapa saat kemudian, satpam berusaha mengeluarkan jenazah korban menggunakan mobil pick up Security Phisik Dinamik (SPD) dengan plat BK 9006 CQ , diduga agar tidak diketahui pengunjung lainnya. Namun tindakan itu diketahui polisi yang langsung melakukan pengejaran. "Kita kesal karena tindakan itu mengabaikan hak polisi yang ingin melakukan penyelidikan," kata Wakapolsekta Medan Baru Iptu Gunawan.


Akhirnya, polisi berhasil menghentikan mobil pembawa jenazah itu tidak jauh dari Plaza Medan Fair. Lagi-lagi sempat terjadi keributan antara petugas dengan satpam yang bersikeras membawa jenazah korban ke rumah sakit dengan alasan korban masih hidup. Tidak langsung percaya, polisi kemudian memeriksa jenazah. Polisi memastikan jenazah telah tewas dan memaksa satpam kembali meletakkan jenazah ke lokasi kejadian semula untuk mendukung proses identifikasi.


Iptu Gunawan mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif tewasnya Julia. "Belum diketahui apakah korban ditolak atau bunuh diri. Pastinya, korban tewas akibat jatuh dari ketinggian," kata Gunawan.
Sayangnya, Public Relation Plaza Medan Fair Hengky belum bicara. Saat coba dikonfirmasi melalui ponselnya kemarin, tidak ada jawaban.

Bunuh diri di Plaza Medan Fair

MEDAN - Seorang wanita nekat bunuh diri di pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, Minggu (25/4/2010).

Wanita tersebut melompat dari lantai empat di gedung tersebut dan tewas di tempat.

Tindakan nekat wanita etnis Tionghoa tersebut terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Para pengunjung pun kaget.

Saksi mata, Kiki, mengatakan ciri-ciri korban berambut pirang dan berkulit putih. Tiba-tiba tubuh korban terempas membentur lantai satu dengan tubuh remuk.

"Awalnya saya kaget mendengar ada suara jatuh dari atas yang sangat keras. Begitu dilihat, seorang wanita tergeletak berdarah di lantai. Dia berambut pirang dan berkulit putih," cerita Indri salah seorang pengunjung Plaza Medan Fair itu.

Mendengar hal tersebut, para pengunjung pun segera berebut untuk melihat langsung pelaku bunuh diri itu. Namun, petugas keamanan segera mengamankan lokasi kejadian, sehingga tidak ada lagi bekas bunuh diri itu.

Bahkan, para petugas keamanan di gedung pusat perbelanjaan itu terkesan menutup-nutupi peristiwa tersebut dari perhatian pengunjung dan wartawan yang datang meliput. Mereka langsung menyembunyikan jenazah korban ke salah satu ruangan di lantai dasar. Mereka juga segera membersihkan bekas darah pelaku yang berserakan di lantai.

"Saat itu, satpam cepat memindahkannya. Mereka juga membersihkan darah yang berserakan di lantai. Makanya, tempat itu sudah bersih ketika orang banyak datang ingin melihat," ujar Andi, salah seorang penjaga sebuah toko di gedung pusat perbelanjaan itu.

Selain itu, juga sempat terjadi keributan antara petugas keamanan dengan sejumlah wartawan yang meliput. Karena mereka dihalang-halangi, bahkan diusir oleh petugas keamanan. Beberapa saat kemudian, petugas keamanan gedung tersebut juga sempat membawa jenazah pelaku keluar gedung dengan mobil.

Saat ini, korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Pirngadi Medan untuk divisum. Sedangkan, identitas pelaku sama sekali belum diketahui. Sementara itu, sampai sekarang belum ada keterangan resmi ada pihak manajemen Plaza Medan Fair.